Asam urat atau gout adalah kondisi medis yang terjadi akibat adanya penumpukan kristal asam urat di dalam sendi dan jaringan dalam tubuh. Gejala yang muncul bisa bervariasi, seperti rasa nyeri yang tajam, kekakuan dan peradangan pada bagian yang terkena. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan dr. Melsa Aprima, Sp.PD berikut ini.
Daftar isi
- Apa Itu Asam Urat?
- Gejala Asam Urat
- Faktor Risiko Asam Urat
- Mengelola Gejala Asam Urat
- Pertanyaan seputar gejala asam urat
- Bagaimana Mengetahui Jika Seseorang Mengidap Asam Urat?
- Apa yang Dirasakan Saat Kadar Asam Urat Tinggi?
- Bagaimana Cara Efektif Menurunkan Kadar Asam Urat?
- Bagaimana Gejala Asam Urat Pada Kaki?
- Seperti Apa Rasa Sakit yang Disebabkan oleh Asam Urat?
Apa Itu Asam Urat?
Menurut dr. Melsa Aprima Sp. PD, dari Lamina Pain and Spine Center, asam urat adalah produk sampingan metabolisme yang dihasilkan ketika tubuh mencerna purin, senyawa yang ditemukan dalam makanan tertentu dan juga diproduksi oleh tubuh.
Normalnya, asam urat larut dalam darah dan diekskresikan melalui ginjal. Namun, ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi atau ginjal tidak dapat mengeluarkannya dengan efektif, kristal asam urat dapat menumpuk di dalam sendi, jaringan, dan organ tubuh lainnya, menyebabkan peradangan dan gejala asam urat.
Gejala Asam Urat
- Nyeri Sendi: Nyeri sendi adalah gejala utama asam urat. Ini biasanya terjadi pada sendi jempol kaki, lutut, pergelangan kaki, atau siku. Nyeri ini bisa tiba-tiba muncul, intensitasnya dapat bervariasi dari ringan hingga sangat parah.
- Bengkak dan Kemerahan: Sendi yang terkena asam urat dapat mengalami pembengkakan, kemerahan, dan panas. Ini adalah tanda-tanda peradangan akibat penumpukan kristal asam urat.
- Nyeri Intens di Malam Hari: Nyeri akibat asam urat seringkali lebih intens pada malam hari, yang dapat mengganggu tidur.
- Terbatasnya Gerak Sendi: Pada tahap yang lebih parah, asam urat dapat menyebabkan penurunan mobilitas pada sendi yang terkena.
Faktor Risiko Asam Urat
Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami asam urat meliputi:
- Makanan tinggi purin seperti daging merah, seafood, dan minuman beralkohol, dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
- Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas
- Riwayat keluarga dengan asam urat
- Penyakit seperti diabetes dan hipertensi
Mengelola Gejala Asam Urat
Mengelola gejala asam urat sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Beberapa cara untuk mengatasi kondisi ini antara lain:
- Menghindari makanan tinggi purin dan menjaga pola makan seimbang dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah.
- Minum banyak air membantu mengencerkan asam urat dalam darah dan memfasilitasi pengeluarannya melalui urin.
- Dokter dapat meresepkan obat-obatan anti inflamasi nonsteroid (NSAID) atau obat-obatan khusus asam urat untuk mengurangi nyeri dan peradangan.
- Menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan dapat membantu mengurangi gejala asam urat.
- Berolahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan fleksibilitas sendi dan mengurangi risiko serangan asam urat.
Apabila Anda memiliki keluhan nyeri akibat asam urat dan tak kunjung membaik, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Baca juga: Atasi Gejala Kolesterol Tinggi dengan Pemeriksaan Rutin di Lamina Pain and Spine Center
Pertanyaan seputar gejala asam urat
Bagaimana Mengetahui Jika Seseorang Mengidap Asam Urat?
Gejala awal asam urat yang perlu Anda perhatikan meliputi nyeri tajam di jempol kaki, nyeri pada pergelangan kaki, lutut, dan siku. Gejala lainnya adalah rasa sakit yang intens pada malam hari, demam, menggigil, serta pembengkakan yang terlihat pada area yang terkena.
Apa yang Dirasakan Saat Kadar Asam Urat Tinggi?
Ketika kadar asam urat Anda tinggi, Anda akan merasakan nyeri, pembengkakan, kemerahan, dan panas pada sendi yang terkena. Kondisi ini juga dikenal sebagai serangan gout. Gejala lain termasuk nyeri yang semakin parah di malam hari, kelelahan, serta munculnya benjolan yang tidak biasa.
Bagaimana Cara Efektif Menurunkan Kadar Asam Urat?
Untuk menurunkan kadar asam urat, Anda disarankan mengonsumsi makanan rendah purin, seperti sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak. Hindari makanan tinggi purin seperti jeroan dan seafood. Mengurangi konsumsi alkohol, minum banyak air, serta rutin berolahraga juga dapat membantu.
Bagaimana Gejala Asam Urat Pada Kaki?
Gejala asam urat pada kaki dapat diidentifikasi dengan nyeri mendadak, bengkak, kemerahan, dan sensasi panas pada sendi yang terkena, terutama di jempol kaki dan pergelangan kaki. Nyeri sering digambarkan seperti terbakar, ditusuk, atau perih yang sangat intens.
Seperti Apa Rasa Sakit yang Disebabkan oleh Asam Urat?
Rasa sakit akibat asam urat bisa sangat hebat, terasa seperti ditusuk-tusuk, berdenyut, atau panas yang menyiksa. Nyeri ini sering kali tiba-tiba dan paling parah selama 4–12 jam pertama setelah timbul. Gejala tambahan meliputi pembengkakan, kemerahan, dan kehangatan pada sendi yang terkena, serta demam dan menggigil.
***
Feature photo by freepik from Freepik