Perhatikan! Ada Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Penderita Saraf Kejepit

pantangan makanan saraf kejepit

Untuk mempercepat penyembuhan, ada beberapa pantangan makanan sebaiknya diihindari oleh penderita saraf kejepit. Saraf kejepit bisa menimbulkan kebas, kesemutan,hingga rasa nyeri yang menjalar hingga ke tungkai kaki. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk tetap menjaga asupan makanan agar mencegah dari rasa sakit yang berkepanjangan. Lalu, apa saja sih jenis makanan yang sebaiknya tidak kita konsumsi? Simak penjelasan berikut.

Jenis Makanan yang Harus Dihindari

Jika tidak ingin nyeri bertambah parah, sebaiknya hindari hal-hal yang dapat menjadi pemicunya, seperti pantangan untuk makanan tertentu. Sebab, beberapa jenis makanan malah bisa memperparah kondisi saraf kejepit yang Anda alami.

Berikut ini adalah pantangan makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita saraf kejepit, antara lain:

Makanan yang mengandung gluten

Gluten merupakan jenis protein yang terkandung dalam gandum,barley, roti, atau kue. Selain dapat menyebabkan alergi, makanan ini tidak baik untuk penderita saraf kejepit. Sebaiknya perbanyaklah mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayur. Makanan ini bisa membantu proses pemulihan saraf kejepit lebih cepat.

Makanan dan minuman dengan pemanis buatan

Seperti yang kita ketahui bahwa pemanis buatan tidak baik bagi kesehatan, termasuk untuk penderita saraf kejepit. Pemanis buatan tidak mengandung banyak nutrisi, sehingga Anda perlu menghindarinya. Mulailah mengganti asupan makanan atau minuman dengan kandungan gula yang sedikit atau gantilah dengan menggunakan madu.

Daging olahan dan makanan olahan lain

Daging olahan mengandung nitrit atau garam yang tinggi. Makanan ini bisa memperburuk kondisi saraf kejepit yang Anda alami. Selain itu, konsumsi daging atau makanan olahan lain yang berlebihan bisa mengakibatkan obesitas sehingga berisiko menghambat proses penyembuhan saraf kejepit.

Baca Juga:  Spondylolisthesis: Gangguan Tulang Belakang yang Bisa Sebabkan Nyeri Pinggang Kronis

Mentega

Mentega mengandung tinggi kalori dibandingkan dengan nutrisi lainnya. Kelebihan kalori bisa menyebabkan kenaikan berat badan sehingga meningkatkan inflamasi dan nyeri pada penderita saraf kejepit. Anda sebaiknya mengonsumsi makanan rendah kalori atau hindari makanan yang menggunakan banyak mentega.

Aktivitas yang Juga Harus Dihindari oleh Penderita Saraf Kejepit

Selain pantangan makanan, ada larangan-larangan kegiatan yang sebaiknya juga tidak Anda lakukan jika menderita saraf kejepit, seperti:

  • Berolahraga dengan mengangkat beban terlalu berat
  • Latihan dengan intensitas tinggi, seperti kickboxing atau kardio
  • Latihan dengan kecepatan tinggi, seperti berlari atau bersepeda
  • Melakukan gerakan berulang-ulang, seperti mengetik terlalu lama di laptop atau ponsel
  • Gerakan mendadak, seperti memutar tubuh tiba-tiba atau melompat
  • Postur tubuh yang tidak baik saat duduk depan laptop atau saat sedang bermain ponsel

Untuk mencegah nyeri bertambah parah, lakukan berbagai pantangan di atas dan beristirahatlah secukupnya. Jangan abaikan rasa sakit berkepanjangan karena bisa menyebabkan risiko kerusakan permanen pada saraf. Berkonsultasilah secepatnya dengan dokter spesialis bedah saraf kami di Lamina Pain and Spine Center untuk mengatasi saraf kejepit Anda dengan metode pengobatan terbaik. Silakan hubungi Assistance Center Lamina pada nomor yang tertera di website.

Baca juga: Pantangan Syaraf Kejepit Bagi Anda yang Dalam Masa Pengobatan

FAQ: Pertanyaan Seputar Perhatikan Ada Pantangan Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Saraf Kejepit

Makanan apa saja yang sebaiknya dihindari penderita saraf kejepit?

Beberapa jenis makanan dapat memperparah kondisi saraf kejepit karena meningkatkan peradangan dan memperlambat proses penyembuhan. Makanan yang perlu dihindari meliputi:

Daging olahan, seperti sosis dan nugget, yang mengandung kadar garam dan pengawet tinggi yang dapat memperburuk inflamasi.

Makanan tinggi lemak jenuh dan trans, seperti makanan gorengan, makanan cepat saji, dan camilan kemasan.

Makanan tinggi gula, seperti minuman bersoda, permen, kue, dan makanan pencuci mulut yang terlalu manis.

Daun apa yang dapat membantu meredakan saraf kejepit?

Selain daun sirsak, beberapa jenis daun herbal lain juga sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi saraf kejepit. Salah satunya adalah daun bakung. Daun ini dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan. Cara penggunaannya mirip dengan metode untuk mengatasi bengkak atau terkilir, yaitu dengan merebus daun bakung, lalu mengoleskan air rebusannya atau mengompres bagian yang terkena saraf kejepit.

Baca Juga:  Tulang Ekor Sakit: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Olahraga apa yang dapat membantu pemulihan saraf kejepit?

Beberapa jenis olahraga ringan dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Olahraga yang direkomendasikan untuk penderita saraf kejepit antara lain:

  • Yoga, yang membantu meredakan ketegangan otot dan meningkatkan keseimbangan tubuh.
  • Jalan kaki, untuk memperlancar sirkulasi darah tanpa memberi tekanan berlebih pada saraf.
  • Plank, yang dapat memperkuat otot inti tubuh dan mencegah tekanan tambahan pada saraf.
  • Berenang, yang memungkinkan tubuh bergerak tanpa beban berat dan membantu mengurangi tekanan pada saraf.
  • Head turns, yaitu latihan peregangan leher yang dapat membantu mengurangi ketegangan pada saraf di area leher dan bahu.

4. Buah apa yang baik untuk penderita saraf kejepit?

Buah-buahan kaya antioksidan dan nutrisi dapat membantu mengurangi peradangan serta mendukung regenerasi saraf. Beberapa buah yang dianjurkan untuk penderita saraf kejepit antara lain:

Manggis, yang mengandung xanthone, senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan nyeri akibat saraf kejepit.

Nanas merah, yang mengandung bromelain, enzim alami yang dapat membantu mengurangi peradangan.

Markisa, yang kaya vitamin C dan antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Minuman apa yang baik untuk penderita saraf kejepit?

Untuk membantu meredakan gejala saraf kejepit, konsumsi minuman yang mengandung sifat antiinflamasi dan mendukung kesehatan saraf sangat dianjurkan. Beberapa pilihan yang baik termasuk:

Jus buah antiinflamasi, seperti jus nanas, markisa, atau manggis, yang kaya akan vitamin dan antioksidan untuk mendukung pemulihan saraf.

Air rebusan daun sirsak, yang memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri dan mempercepat pemulihan.

Teh jahe atau kunyit, yang mengandung senyawa alami seperti curcumin yang membantu mengurangi peradangan.

Air putih, yang penting untuk menjaga hidrasi tubuh dan mempercepat proses penyembuhan.

Share via:
Facebook
Threads
WhatsApp
Artikel Terkait
Artikel Populer
Topik Populer