Pasien Lamina Wajib Menggunakan Masker Saat Berobat

masker

Bagi pasien Lamina Pain and Spine Center yang akan melakukan pengobatan di klinik wajib menggunakan masker. Mengapa? Salah satu media penularan utama virus Covid19 melalui butiran cairan (droplet) yang berasal dari saluran pernapasan. Dorplet tersebut terlontar saat seseorang berbicara, bernyanyi, batuk, atau bersin.

Penelitian lebih jauh mengenai virus Covid19 sampai saat ini masih berjalan. Namun, sudah ketahui bersama, bahwa orang yang tidak menunjukkan gejala bisa menyebarkan virus. Artinya, penularan virus ini bisa terjadi tanpa disadari.

Oleh sebab itu, menjaga jarak fisik sangat penting khususnya pada tempat-tempat dengan risiko penularan yang tinggi. Lalu, apakah cukup dengan menjaga jarak fisik saja bisa menghindari terpapar virus ini? Tentu saja tidak, masyarakat juga perlu melakukan tindakan pencegahan salah satunya adalah penggunaan masker saat berada pada tempat umum.

Meskipun begitu, mengenakan masker tidak 100% menghentikan penularan virus. Jaga jarak, mengenakan masker, cuci tangan dan membatasi aktivitas ke luar rumah bisa menjadi langkah mencegah risiko terpapar virus ini.

Jenis masker apa yang seharusnya digunakan pasien Lamina?

Ada dua jenis masker yang bisa kamu kenakan di masa pandemi Covid19 seperti saat ini, yaitu masker medis dan nonmedis. Jika pada masa pandemi anjuran menggunakan masker cukup satu, namun seiring dengan berkembangnya varian virus baru, kebijakan penggunaan masker double pun diberlakukan.

Anjuran menggunakan masker double untuk mencegah penularan virus Covid19 oleh  Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), sudah mulai seiring dengan meningkatnya kasus infeksi virus covid19. Menurut CDC, penggunaan masker doubel bisa membantu menurunkan risiko penularan virus covid19  hingga 90%.  Virus atau bakteri akan lebih tersaring ketika kita mengenakan masker dobel. Berikut cara menggunakan masker double:

  • Masker bedah menjadi lapisan pertama
  • Pastikan kawat tipis yang ada pada bagian atas, lalu tekan agar mengikuti bentuk hidung.
  • Jadikan masker kain pada lapisan kedua atau yang paling luar.
  • Pastikan tali terikat dengan rapat atau kaitkan ke telinga dengan benar.
  • Pastikan Anda tetap bisa bernapas dengan nyaman dan tidak merasa pusing jika memakai masker double.
Baca Juga:  Hasil Nyata! Tuan Takeshi Sembuh dari Saraf Kejepit Pinggang dengan Endoskopi Joimax

Namun, perlu perhatikan juga kebersihan tangan saat menggunakan masker. Sebaiknya cuci tangan lebih dulu sebelum mengenakan masker. Selain itu, kamu juga perlu rutin mengganti masker setiap 4 jam sekali.

Apa jenis masker kain yang paling baik?

Penelitian mengenai masker kain masih berjalan, namun secara umum efektivitasnya bergantung pada jenis bahan dan jumlah lapisan kain pada masker. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan tiga lapisan yang terdiri dari:

  • Lapisan dalam, terbuat dari bahan berdaya serap seperti katun
  • Kemudian, lapisan tengah, terbuat dari bahan bukan tenun, seperti polipropilen
  • Lapisan terluar, terbuat dari bahan tanpa daya serap, seperti poliester atau kain dengan kandungan poliester

Kapan masker sebaiknya digunakan?

Jika angka penularan COVID-19 tempat tinggal kamu tergolong tinggi, maka masker gunakan setiap kali berada di tempat umum. Selain itu, juga saat jarak fisik sulit terjaga, dan setiap kali berada di area umum yang tertutup. Sebisa mungkin, hindari tempat-tempat ramai dan ruangan tertutup tanpa sirkulasi udara yang baik.

Sebagai pasien Lamina yang akan menjalani pengobatan, wajib untuk menggunakan masker demi membantu mencegah penularan virus dan juga kenyamanan bersama.

Share via:
Artikel Terkait
Promo Terbaru
Artikel Populer
Topik Populer