Spondylolisthesis adalah masalah pada tulang belakang yang sering menyebabkan nyeri punggung bawah. Gejala spondylolisthesis ini sebaiknya memang Anda waspadai karena bisa menimbulkan risiko komplikasi yang serius. Kondisi ini terjadi ketika tulang belakang bergeser dari posisi normalnya ke tulang belakang di bagian bawahnya, sehingga bisa menimbulkan tekanan berlebih pada saraf. Pada beberapa kasus, penanganan tanpa pembedahan, seperti endoskopi Joimax dapat menjadi pilihan.
Daftar isi
- Apa Penyebab Spondylolisthesis?
- Seperti Apa Gejalanya?
- Bagaimana Mengatasi Spondylolisthesis?
- Pertanyaan Seputar Spondylolisthesis
- 1. Apa penyebab spondylolisthesis?
- 2. Apakah spondylolisthesis bisa sembuh?
- 3. Bisakah spondylolisthesis menyebabkan nyeri panggul?
- 4. Spondylolisthesis harus ke dokter apa?
- 5. Apakah spondylosis lumbalis sama dengan saraf kejepit?
Apa Penyebab Spondylolisthesis?

Photo by isaac1112 from Freepik
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan spondylolisthesis, antara lain:
- Cedera tulang belakang yang terjadi secara tiba-tiba atau berulang
- Cacat lahir atau bawaan sejak lahir pada tulang belakang
- Tumor
- Pengikisan tulang belakang
- Retak di bagian tulang belakang
Selain berbagai faktor penyebab tersebut, spondylolisthesis dapat lebih berisiko pada orang yang sering melakukan olahraga yang dapat memberikan tekanan berlebih di tulang belakang dan memiliki riwayat penyakit yang sama.
Seperti Apa Gejalanya?
Pada tahap awal dan kondisi yang tergolong ringan, Anda mungkin belum merasakan gejalanya. Bahkan, beberapa pasien tidak mengetahui bahwa mereka telah menderita spondylolisthesis ini. Biasanya, gejala yang paling sering terjadi yaitu rasa nyeri di bagian punggung bawah yang menjalar hingga ke bokong dan paha. Gejala lain yang mungkin muncul antara lain:
- Spasme otot di bagian hamstring (otot di bagian belakang paha)
- Kekakuan pada punggung belakang
- Kesulitan berjalan maupun berdiri dalam waktu yang lama
- Rasa nyeri saat membungkuk
- Kebas atau mati rasa dan kesemutan di bagian kaki
Bagaimana Mengatasi Spondylolisthesis?
Agar gejala tidak bertambah parah, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan memberikan diagnosis dengan melakukan anamnesis dan serangkaian pemeriksaan, baik fisik maupun radiologis, seperti Rontgen atau MRI juga diperlukan guna menegakkan diagnosis.
Endoskopi Joimax adalah metode pengobatan terkini yang berasal dari Jerman yang terbukti ampuh dalam mengatasi masalah tulang belakang seperti spondylolisthesis. Tulang belakang yang bergeser dan menekan saraf dapat dihilangkan dengan menggunakan alat endoskop yang akan masuk ke bagian yang mengalami kerusakan atau gangguan. Dengan panduan kamera kecil yang terhubung dengan layar monitor HD, dokter akan lebih mudah dan jelas dalam melihat visualisasi kondisi tulang belakang Anda.
Teknologi ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain bukan tindakan bedah terbuka, hanya dengan satu sayatan kecil, tidak merusak jaringan lain di sekitarnya, dan proses penyembuhan yang lebih cepat dari operasi besar.
Apabila Anda memiliki keluhan nyeri punggung bawah akibat spondylolisthesis, berkonsultasilah dengan dokter dengan menghubungi nomor 021-7919-6999 atau chat via whatsapp di 0811 1443 599.
Lamina Pain and Spine Center merupakan solusi tepat dan terbaik dalam menyembuhkan berbagai masalah nyeri dan tulang belakang yang Anda alami. Dengan teknologi terkini tanpa operasi, dokter ahli kami akan membantu mengelola gejala dengan penanganan yang tepat. Selain bisa berkonsultasi secara online, Anda juga bisa datang langsung ke klinik Lamina yang berlokasi di Mampang, Jakarta Selatan.
Semoga bermanfaat!
Baca juga: Mengenal Apa Itu Spondylosis Lumbalis dan Penyebabnya
Pertanyaan Seputar Spondylolisthesis
1. Apa penyebab spondylolisthesis?
Spondylolisthesis terjadi ketika satu atau beberapa ruas tulang belakang bergeser dari posisi normalnya ke tulang belakang di bawahnya. Pergeseran ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cedera, degenerasi tulang belakang akibat penuaan, atau kondisi bawaan sejak lahir. Tekanan berlebih pada saraf akibat pergeseran tulang belakang inilah yang sering memicu gejala seperti nyeri punggung bawah.
2. Apakah spondylolisthesis bisa sembuh?
Ya, spondylolisthesis bisa sembuh, terutama pada kasus ringan. Penanganan non-bedah, seperti terapi fisik, penggunaan alat bantu, atau prosedur endoskopi Joimax, dapat menjadi pilihan efektif. Namun, pada kasus yang parah atau jika gejala tidak membaik dengan terapi konservatif, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengembalikan posisi tulang belakang dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
3. Bisakah spondylolisthesis menyebabkan nyeri panggul?
Ya, spondylolisthesis dapat menyebabkan nyeri panggul. Selain nyeri punggung bawah yang menjadi gejala utama, penderita juga mungkin merasakan nyeri di area pangkal paha, bokong, atau paha belakang (hamstring). Gejala lain yang mungkin muncul termasuk mati rasa, kesemutan, atau kelemahan pada tungkai dan kaki akibat tekanan pada saraf tulang belakang.
4. Spondylolisthesis harus ke dokter apa?
Jika Anda mengalami gejala seperti nyeri punggung bawah, mati rasa, atau kelemahan pada kaki, segera konsultasikan ke dokter spesialis ortopedi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, seperti rontgen (X-ray) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI), untuk memastikan diagnosis dan menentukan tingkat keparahan kondisi.
5. Apakah spondylosis lumbalis sama dengan saraf kejepit?
Tidak, spondylosis lumbalis dan saraf kejepit (Hernia Nucleus Pulposus/HNP) adalah dua kondisi yang berbeda. Spondylosis lumbalis adalah gangguan degeneratif pada tulang belakang bagian bawah yang biasanya terkait dengan penuaan. Sementara itu, saraf kejepit terjadi ketika bantalan di antara ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf, menyebabkan gejala seperti nyeri tajam dan mati rasa.
***
Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari
***
Featured image by medipic from Freepik