Seiring berkembangnya teknologi modern dalam bidang kedokteran, ada berbagai metode pengobatan saraf kejepit dengan cara kerja yang berbeda. Terkadang, pemberian obat-obatan tidak memberikan hasil yang maksimal, sehingga Anda perlu melakukan penanganan saraf kejepit dengan cara lain. Pengobatan lainnya yaitu seperti tindakan endoskopi PELD/PSLD maupun laser PLDD, sebagaimana tersedia di Klinik Lamina Pain and Spine Center. Sebelum mengetahui lebih lanjut apa itu Laser PLDD, simak penjelasan berikut tentang saraf kejepit dan gejalanya!
Daftar isi
- Apa itu Saraf Kejepit?
- Faktor Risiko
- Metode Pengobatan Saraf Kejepit
- FAQ – Seperti Apa Pengobatan Saraf Kejepit dengan Laser PLDD?
- Apa yang dimaksud dengan laser PLDD?
- Apakah terapi laser efektif untuk mengatasi saraf kejepit?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjalani prosedur PLDD?
- Apakah ada efek samping setelah menjalani pengobatan laser PLDD?
- Apakah saraf kejepit bisa diatasi dengan laser tanpa operasi besar?
Apa itu Saraf Kejepit?
Dalam dunia medis, saraf kejepit juga disebut dengan hernia nucleus pulposus (HNP) atau herniated disc. Saraf kejepit terjadi karena adanya tekanan pada saraf oleh jaringan di sekitarnya seperti tulang, tulang rawan, tendon, ligamen, atau otot.
Kondisi ini tentunya menimbulkan berbagai gejala nyeri mulai dari nyeri ringan hingga kronis. Umumnya saraf kejepit terjadi pada punggung bawah dan leher, namun bisa juga terjadi di bagian tubuh lainnya.
Melansir laman Cleveland Clinic, saraf kejepit seringkali berasal dari leher (cervical radiculopathy), punggung atas (thoracic radiculopathy), atau punggung bawah (lumbar radiculopathy). Selain itu, Anda juga bisa mengalami saraf kejepit pada bagian tangan, siku, ataupun pergelangan tangan (carpal tunnel syndrome).
Saraf kejepit dapat menimbulkan rasa nyeri di anggota tubuh yang terkena, seperti:
- Saraf kejepit di tulang servikal akan menyebabkan leher kaku, nyeri dan kebas hingga menjalar ke bagian pundak dan lengan.
- Saraf kejepit pada tulang punggung lumbar dapat menyebabkan nyeri di bagian punggung, paha, bokong hingga kaki.
- Pada punggung bagian atas, dapat mengakibatkan rasa nyeri hebat di bagian dada.
Faktor Risiko
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena saraf kejepit, antara lain:
- Kelebihan berat badan/ obesitas
- Pernah cedera karena kecelakaan atau olahraga
- Radang sendi
- Ibu hamil
- Gerakan berulang yang menyebabkan tekanan berlebih di bagian tubuh

Metode Pengobatan Saraf Kejepit
Untuk mengobati saraf kejepit, ada beragam metode pengobatan yang digunakan. Salah satunya yaitu menggunakan teknik laser Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD). Teknologi ini akan membantu mengatasi saraf kejepit tanpa harus melakukan operasi konvensional dan tanpa rawat inap.
Menurut penjelasan dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS, PLDD adalah tindakan minimal invasif dengan menyuntikkan jarum dari luar menuju bantalan luar dari sisi samping yang sudah dilihat dari hasi MRI. Selanjutnya, saat posisi jarum sudah sampai pada bantalan tulang, dokter akan memasukkan fiber optic laser. Fiber optic laser ini bertujuan untuk mengantarkan energi ke bantalan tulang tadi. Energi laser tersebut yaitu sekitar 1200 Joule, sehingga bantalan tulang yang membengkak, terasa sakit, dan menekan saraf bisa kempis dan mengecil.
Dr. Mahdian juga mengungkapkan bahwa sekitar 50-80% keluhan yang dialami pasien segera membaik dalam waktu satu hari pasca-tindakan. 20% nya lagi bisa sembuh dengan olahraga, terapi, obat, dan pencegahan kekambuhan. Selain itu pasien tidak memerlukan pembiusan total dan hanya pembiusan lokal sebelum tindakan.
Di Lamina Pain and Center, kami memiliki tim dokter bedah saraf berpengalaman yang akan menangani saraf kejepit Anda dengan berbagai metode mutakhir, seperti endoskopi PELD/ PSLD, dan laser PLDD. Dengan laser PLDD, Anda hanya memerlukan proses pemulihan yang lebih cepat dan bisa langsung beraktivitas setelah tindakan.
Keunggulan PLDD lainnya yaitu waktu tindakan yang lebih singkat, luka sayatan kecil hanya sekitar 7mm, dan minim risiko.
Yuk, segera atasi masalah saraf kejepit Anda hanya di Lamina Pain and Spine Center! Jangan khawatir, karena penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat akan membebaskan Anda dari rasa nyeri berkelanjutan.
Untuk informasi mengenai teknologi endoskopi PELD/ PSLD, ataupun Laser PLDD, Anda dapat menghubungi Care Center Lamina melalui Hp atau Whatsapp. Atau menghubungi no telepon yang tertera di website ini.
Baca juga: Terapi Laser PLDD ‘Sahabat’ Nyeri Pinggang
FAQ – Seperti Apa Pengobatan Saraf Kejepit dengan Laser PLDD?
Apa yang dimaksud dengan laser PLDD?
PLDD atau Percutaneous Laser Disc Decompression adalah prosedur medis minimal invasif yang digunakan untuk menangani saraf kejepit akibat hernia nucleus pulposus (HNP) pada usia muda maupun stenosis spinal pada lansia. Metode ini bekerja dengan mengecilkan bantalan tulang yang menonjol menggunakan energi laser, sehingga tekanan pada saraf dapat berkurang tanpa perlu operasi terbuka.
Apakah terapi laser efektif untuk mengatasi saraf kejepit?
Terapi laser, khususnya PLDD, merupakan salah satu metode yang terbukti efektif dalam mengatasi saraf kejepit. Dengan menggunakan sinar laser berenergi tinggi, prosedur ini dapat membantu mengurangi peradangan dan tekanan pada saraf, sehingga nyeri yang dialami pasien bisa berkurang secara signifikan.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjalani prosedur PLDD?
Prosedur PLDD umumnya berlangsung sekitar 15 menit, dengan waktu pemulihan yang singkat. Pasien hanya perlu beristirahat sekitar 30 menit setelah tindakan, dan biasanya dapat langsung pulang dalam waktu kurang dari 60 menit tanpa perlu menjalani rawat inap.
Apakah ada efek samping setelah menjalani pengobatan laser PLDD?
Meskipun PLDD termasuk prosedur yang aman dan minim risiko, beberapa efek samping ringan mungkin terjadi, seperti kulit di area tindakan menjadi kering atau sedikit mengelupas, kemungkinan muncul jaringan parut, serta milia (bintik-bintik kecil di kulit). Namun, efek ini jarang terjadi dan umumnya bersifat sementara.
Apakah saraf kejepit bisa diatasi dengan laser tanpa operasi besar?
Ya, PLDD merupakan metode pengobatan saraf kejepit tanpa operasi terbuka. Prosedur ini hanya menggunakan jarum kecil yang dimasukkan ke bantalan tulang belakang untuk mengurangi tekanan pada saraf. Dengan pendekatan yang minimal invasif, PLDD memungkinkan pasien untuk pulih lebih cepat dibandingkan dengan operasi konvensional.