Rekomendasi Dokter Bedah Saraf Terbaik di Jakarta, Lamina Pain and Spine Center

dokter bedah saraf - Lamina Pain and Spine Center

Dokter spesialis bedah saraf adalah salah satu spesialisasi yang sangat penting dalam dunia medis. Umumnya, para dokter telah menjalani pelatihan intensif dalam diagnosis, pengobatan, dan pembedahan berbagai kondisi yang mempengaruhi sistem saraf manusia. Di Lamina Pain and Spine Center, dokter menggunakan metode pengobatan terkini untuk mengatasi berbagai masalah saraf, terutama saraf kejepit dengan endoskopi Joimax.

Peran Utama Dokter Bedah Saraf

Apabila Anda mengalami gejala nyeri yang terkait dengan sistem saraf, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter yang terpercaya dan berpengalaman. Inilah berbagai peran penting dokter bedah saraf dalam menangani gangguan pada saraf, antara lain: 

  • Mengidentifikasi dan mendiagnosis berbagai masalah saraf, termasuk tumor otak, saraf kejepit, stroke, dan banyak lagi dengan teknologi canggih seperti MRI dan CT Scan.
  • Merencanakan dan menyediakan perawatan medis yang sesuai dengan kondisi medis yang dialami, seperti memberikan terapi obat, terapi injeksi, maupun tindakan bedah untuk gangguan saraf yang sudah parah.
  • Membantu dalam manajemen perawatan jangka panjang, termasuk terapi fisik, perawatan obat, dan konseling untuk membantu pasien mengatasi dampak fisik dan psikologis dari masalah saraf mereka.
Baca Juga:  Mengenal Stenosis Spinal, Penyebab, Gejala, Pencegahan

Rekomendasi Dokter Bedah Saraf Terbaik di Lamina Pain and Spine Center

Apabila memiliki keluhan nyeri pada saraf, khususnya saraf kejepit di tulang belakang, Anda bisa berkonsultasi dengan tim dokter yang terpercaya di Lamina. Berikut nama dan jadwal konsultasi di Lamina: 

dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS

dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FINPS, FINSS

Dokter Bedah Saraf - Lamina Pain and Spine Center

dr. Victorio, Sp.BS, FINPS, M.A.R.S

dr. Yosi Yudya, Sp.BS

dr. Bismo Nugroho, Sp.BS

***

Feature photo by Lamina Pain and Spine Center

Pertanyaan tentang Dokter Bedah Saraf

1. Apa saja risiko yang terkait dengan bedah saraf?

Operasi bedah saraf dapat menghadirkan risiko seperti infeksi, pendarahan, kerusakan pada saraf atau pembuluh darah terdekat, dan luka operasi yang sulit sembuh. Selain itu, ada kemungkinan kelumpuhan jika operasi tidak berhasil, dan proses pemulihan biasanya memerlukan waktu yang lama.

2. Siapa dokter bedah saraf terkemuka di dunia?

Bartolome Oliver adalah salah satu dokter bedah saraf yang sangat terkemuka di dunia, yang saat ini mengepalai Departemen Bedah Saraf di Klinik Teknon dan juga menjabat sebagai pengawas di Institut Neurologi Oliver-Ayat.

3. Apa perbedaan antara dokter saraf dan dokter bedah saraf?

Dokter saraf fokus pada pengobatan gangguan sistem saraf menggunakan metode non-bedah, seperti obat-obatan dan terapi. Sedangkan dokter bedah saraf spesialisasi dalam pembedahan untuk mengatasi masalah fisik sistem saraf.

4. Berapa biaya untuk operasi bedah saraf?

Biaya untuk operasi bedah saraf sangat bervariasi, bergantung pada kompleksitas kasus dan fasilitas medis yang dipilih. Biayanya dapat berkisar dari Rp 720.000 hingga ratusan juta rupiah, tergantung pada perlakuan yang diperlukan.

5. Apakah perawatan oleh dokter spesialis saraf dapat ditanggung oleh BPJS?

Share via:
Facebook
Threads
WhatsApp
Artikel Terkait
Artikel Populer
Topik Populer