Leher kaku atau tegang bukanlah kondisi yang mengkhawatirkan. Namun, kamu tetap harus waspada, apalagi jika keluhan ini tak kunjung membaik atau terdapat gejala lain, seperti demam dan sakit kepala karena bisa saja menjadi sebuah gejala adanya penyakit yang serius.
Sebagian besar orang mungkin pernah merasakan leher kaku, terutama ketika bangun tidursaat pagi hari atau setelah beraktivitas berat. Keluhan umumnya akan muncul dengan keluhan lain, seperti nyeri, kesulitan menggerakkan leher, sakit kepala, dan nyeri pundak atau lengan.
Daftar isi
- Kasus Leher Kaku
- Cara Meredakan Leher Kaku
- Kondisi yang Perlu Diwaspadai
- 1. Meningitis
- 2. Tortikolis
- 3. Cervical spondylosis
- 4. Rheumatoid arthritis
- Pertanyaan Seputar Leher Kaku Atau Tegang Kenali Penyebabnya
- Apa saja penyebab leher kaku dan tegang?
- Apakah leher kaku boleh dipijat?
- Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi leher dan pundak yang kaku?
- Apakah asam lambung dapat menyebabkan leher tegang?
- Berapa lama leher yang tegang biasanya sembuh?
Kasus Leher Kaku
Dalam kebanyakan kasus, penyebab paling umum kondisi ini adalah ketegangan otot atau keseleo pada bagian leher. Keluhan ini bisa karena berbagai hal, misalnya:
- Cedera otot atau ligamen leher
- Sering membawa beban yang berat dan tidak seimbang
- Kebiasaan tidur dengan posisi yang tidak nyaman
- Postur tubuh atau posisi tubuh yang buruk
- Mengalami stres atau kecemasan yang berlebihan
Cara Meredakan Leher Kaku
- Gunakan satu bantal ketika tidur.
- Posisikan kepala agar tidak tertekuk dan terlalu tinggi ketika tidur.
- Berikan kompres dingin pada leher yang kaku
- Gerakkan leher secara perlahan-lahan
- Hindari membunyikan leher ketika pegal
- Lakukan pijatan lembut untuk membuat otot lebih rileks.
- Gunakan gel atau krim pereda rasa sakit,
Kondisi yang Perlu Diwaspadai
Meski bukan yang sangat berbahaya, tapi kondisi ini bisa menjadi sebuah tanda dari sebuah penyakit, misalnya:
1. Meningitis
Meningitis merupakan peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur. Penyakit ini bisa menyebakan gejala berupa nyeri leher serta leher kaku dan sulit digerakkan.
2. Tortikolis
Leher kaku karena tortikolis biasanya diikuiti dengan keluhan leher nyeri, bengkok, dan kram atau kedutan pada otot leher. Penyebabnya beragam, misalnya kelainan genetik, gangguan saraf, infeksi, dan cedera.
Umumnya bisa sembuh sendirinya tanpa penanganan khusus, tapi terkadang juga bisa menetap hingga menimbulkan kesulitan saat beraktivitas.
3. Cervical spondylosis
Kondisi ketika tulang, ligamen, dan otot leher mengalami peradangan, sehingga timbul gejala leher kaku dan nyeri. Penderita mungkin juga akan merasakan pusing dan sakit kepala.
4. Rheumatoid arthritis
Kondisi ini merupakan salah satu gejala umum dari rheumatoid arthritis. Tingkat keparahannya beragam, ada yang mengalami nyari berdenyut pada bagian belakang leher, serta mengalami kekakuan dan pembengkakan sendi leher, sehingga semakin sulit menggerakkan kepala.
Pada kasus akibat rheumatoid arthritis, nyeri dan kaku akan semakin parah, jika penyakit ini tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat. Bahkan, jika gejalanya membaik, peradangan, nyeri, pembengkakan, dan kekakuan leher masih bisa datang kembali.
Sekali lagi, kondisi ini mungkin tidak berbahaya pada awalnya. Namun, jika keluhan tak kunjung sembuh setelah lebih dari satu minggu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan cara menanganinya.
Pertanyaan Seputar Leher Kaku Atau Tegang Kenali Penyebabnya
Apa saja penyebab leher kaku dan tegang?
Leher kaku dan tegang sering kali ditandai dengan rasa nyeri atau kesulitan menggerakkan leher. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti posisi tidur yang kurang tepat, aktivitas berat, hingga penyakit tertentu. Meski biasanya dapat pulih dengan sendirinya, keluhan ini dapat berulang atau memburuk jika tidak ditangani dengan baik.
Apakah leher kaku boleh dipijat?
Memijat leher yang kaku diperbolehkan jika penyebabnya bukan cedera serius, seperti patah tulang atau saraf kejepit. Pijatan lembut dapat membantu merilekskan otot-otot yang tegang. Namun, jika rasa sakit tidak membaik atau justru bertambah parah, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi leher dan pundak yang kaku?
Mengompres leher dan pundak dengan air hangat atau dingin dapat membantu meredakan rasa tegang atau kaku pada otot. Kompres dingin efektif untuk mengurangi peradangan atau pembengkakan, sedangkan kompres hangat membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot yang tegang.
Apakah asam lambung dapat menyebabkan leher tegang?
Refluks asam lambung yang disertai stres atau kecemasan sering kali memicu ketegangan pada otot kepala dan leher. Hal ini dapat menyebabkan rasa tegang di area leher dan bahkan memicu sakit kepala tipe tegang. Jika keluhan ini berlanjut, penting untuk menangani penyebab utama, seperti gangguan lambung dan stres.
Berapa lama leher yang tegang biasanya sembuh?
Leher tegang yang disebabkan oleh otot yang tertarik, saraf terjepit, atau masalah ringan lainnya umumnya dapat sembuh dalam beberapa hari hingga beberapa minggu tanpa memerlukan pengobatan khusus. Namun, jika keluhan terus berlanjut, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah serius.