Diet DASH, Pola Makan Sehat Turunkan Tekanan Darah

diet dash - Lamina Pain and Spine Center

Diet DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension, merupakan pola makan sehat terbaru yang berfungsi untuk membantu mengurangi kolesterol dan tekanan darah tinggi. Diet ini juga dapat mencegah risiko terkena beberapa penyakit, seperti jantung, stroke, maupun kanker. 

Apa Itu Diet DASH?

diet dash - Lamina Pain and Spine Center

Diet DASH adalah pola makan sehat bergizi seimbang yang bertujuan untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hipertensi merupakan faktor risiko tinggi terhadap penyakit ginjal dan kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung iskemik. Umumnya, kondisi ini juga terjadi karena kebiasaan tidak sehat seperti sering mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi garam dan lemak.

Program diet menekankan pada pengurangan asupan garam, gula, lemak jenuh, dan kalori secara keseluruhan. Tak hanya itu, diet ini juga menyarankan untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, serta produk susu rendah lemak. Tujuannya yaitu untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah risiko penyakit lainnya seperti penyakit jantung.  

Cara Melakukan Diet DASH

Untuk menjalankan diet DASH, sebaiknya perhatikan takaran makanan dengan tepat dan jenis makanan yang Anda konsumsi. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang umum di konsumsi:

  1. Buah-buahan: Semua jenis buah-buahan segar, seperti apel, pisang, jeruk, stroberi, ceri, melon, dan lainnya.
  2. Sayuran: Konsumsilah berbagai jenis sayuran, termasuk bayam, brokoli, wortel, kubis, kacang hijau, kentang, tomat, dan lainnya. Anda bisa mengonsumsi sayuran segar, atau masak dengan merebus dan menumisnya.
  3. Biji-bijian utuh: Pilihlah biji-bijian utuh seperti oatmeal, beras merah, gandum utuh, quinoa, dan barley. Hindari biji-bijian olahan atau yang mengandung gula tambahan.
  4. Protein rendah lemak: Pilih sumber protein rendah lemak, seperti ayam tanpa kulit, ikan, kacang-kacangan, kedelai, dan produk susu rendah lemak, seperti yoghurt rendah lemak atau susu skim.
  5. Produk susu rendah lemak: Konsumsilah susu rendah lemak, yoghurt rendah lemak, dan keju rendah lemak.
  6. Kacang-kacangan dan biji-bijian: Sertakan kacang-kacangan seperti kacang almond, kacang tanah, kacang merah, kacang polong, dan biji-bijian seperti biji labu dan biji bunga matahari.
  7. Lemak sehat: Gantilah lemak jenuh dengan lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kanola, alpukat, dan kacang-kacangan.
  8. Makanan rendah garam: Batasi asupan garam dengan menghindari makanan olahan yang tinggi garam, seperti makanan kaleng, makanan cepat saji, dan camilan asin. Gunakan rempah-rempah dan rempah alami untuk memberikan rasa pada makanan.
Baca Juga:  Apa Itu Sciatic Neuropathy?

Melakukan diet DASH disinyalir dapat menurunkan tekanan darah dan  dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah sehingga mengurangi risiko hipertensi serta penyakit kardiovaskular lainnya.

Apabila Anda menderita tekanan darah tinggi dan ingin menerapkan program diet DASH dengan tepat, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis penyakit dalam di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan melakukan pemeriksaan, terutama terhadap tekanan darah Anda dan membantu mengelola gejala dengan terapi pengobatan serta merancang program diet yang sesuai. 

Silakan hubungi Assistance Center Lamina di nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp ke 0811 1443 599. Lamina juga memiliki layanan telekonsultasi bagi Anda yang terkendala jarak untuk memudahkan konsultasi langsung dengan dokter kami. 

Yuk, konsultasi sekarang!

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Pertanyaan seputar Diet DASH

1. Apa Saja Makanan yang Dianjurkan dalam Diet DASH?

Diet DASH mendorong konsumsi makanan yang kaya serat dan rendah lemak. Anda disarankan untuk makan gandum utuh seperti beras merah dan roti gandum, yang kaya akan serat dan rendah lemak. Hindari tambahan seperti mentega atau keju yang bisa menambah kandungan lemak.

2. Apa yang Terjadi Selama Dua Minggu Pertama Diet DASH?

Dalam dua minggu pertama, diet DASH fokus pada pengurangan drastis asupan karbohidrat dan peningkatan konsumsi protein. Anda diharapkan untuk menghindari semua buah dan biji-bijian dan mengonsumsi banyak sayuran non-tepung serta daging tanpa lemak.

3. Bagaimana Cara Menyusun Pola Makan yang Efektif Untuk Diet?

Untuk menyusun pola makan yang efektif, beberapa tips yang bisa diikuti antara lain: mengetahui Indeks Massa Tubuh (BMI) Anda, makan dalam porsi yang cukup dan tidak melewatkan sarapan, meningkatkan konsumsi air putih, memperbanyak serat, menyeimbangkan dengan buah dan sayur, serta menghindari makan karena stres.

Baca Juga:  Nyeri Punggung Bisa Sembuh Dengan Tidur di Lantai, Benarkah?

4. Untuk Siapa Diet Rendah Garam Ini Dianjurkan?

Diet rendah garam khusus diberikan untuk individu dengan kondisi hipertensi, yang memiliki tekanan darah lebih tinggi dari normal dan perlu mengurangi konsumsi garam untuk membantu mengelola tekanan darah mereka.

5. Apa Itu Diet DASH dan Apa Contohnya?

Diet DASH adalah sebuah rencana makan yang mengutamakan pengurangan asupan garam sambil meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak. Diet ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Share via:
Facebook
Threads
WhatsApp
Artikel Terkait
Artikel Populer
Topik Populer