“Hampir setiap saat, saya merasakan sakit luar biasa di leher dan terasa sangat kaku, bahkan menjalar ke tangan,”keluh Pak Sugito kepada tim Lamina.
Namun, ia tak pernah membayangkan operasi karena suntik saja sudah membuatnya sangat takut.
Kini, Pak Sugito menemukan solusi terbaik bersama Lamina dan berbagi kisah yang menyentuh untuk membuktikan kesembuhannya berkat Joimax.
Menemukan RS. Lamina Lewat Konten Inspiratif
Pak Sugito terus mencari tempat pengobatan terbaik dan menemukan Lamina saat menonton konten podcast Prof. Rhenald Kasali bersama dr. Mahdian di media sosial.
Merasa sangat relate, ia langsung penasaran dan mengajak istri ke Rumah Sakit Lamina di Jakarta.
Dari hasil MRI ditemukan beberapa titik saraf leher terjepit parah. Selain itu, reputasi dr. Mahdian dengan ribuan jam terbang di bidang bedah saraf, sudah menangani lebih dari 4000 tindakan dengan Joimax, membuat Pak Sugito yakin untuk menjalani prosedur ini.
Proses Cepat, Hasil Luar Biasa
Dengan sapaan hangat dr. Mahdian, Pak Sugito langsung rileks. Tindakan Joimax minimal invasif dengan luka kecil, risiko rendah, dan pemulihan yang cepat.
“Pasca-operasi, kebas berkurang 80%, nyeri dari skala 7-9 turun jadi 3-4! “Hilang! Ringan sekali!” serunya sambil meneteskan air mata bahagia.
Hanya seminggu kemudian, ia sudah terbang ke Malaysia bersama keluarga, bebas beraktivitas normal tanpa rasa nyeri lagi.
Jangan Ragu Wujudkan Hidup Bebas Nyeri Sekarang!
Testimoni Pak Sugito bukan sekadar cerita; ini bukti nyata bahwa saraf kejepit leher bisa diatasi tanpa operasi yang lebih berisiko.
Rumah Sakit Lamina menawarkan one stop service: konsultasi online melalui WhatsApp 0811-1443-599, teknologi Joimax canggih, tim dokter spesialis berpengalaman, dan program rehabilitasi medik pasca tindakan.
Jangan ragu untuk berkonsultasi sekarang dan dan rasakan keajaiban seperti Pak Sugito!








