Pengobatan Saraf Kejepit Hanya Butuh 45 Menit, Daftar Segera!

pengobatan saraf kejepit

Pengobatan saraf kejepit hanya 45 menit di Lamina Pain and Spine Center, Indonesia. Tak perlu ke luar negeri. Saraf kejepit merupakan salah satu penyebab nyeri pinggang bawah. Gejalanya bisa meliputi nyeri seperti tertusuk jarum pada bagian pinggang hingga kaki, rasa baal, cepat pegal setelah beraktivitas, tidak bisa menahan kencing hingga berat di salah satu atau kedua kaki.

Sebagian besar kondisi saraf kejepit dipengaruhi oleh faktor umur, yaitu memasuki 40 tahun ke atas. Beberapa hal lain pun turut memicu kondisi syaraf terjepiy seperti mengankat beban terlalu berat, trauma saat kecelakaan, duduk berjam-jam lhingga obesitas yang menyebabkan beban pada pinggang menjadi berlebihan.

Mengenai hal tersebut dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS dari Klinik Lamina Pain and Spine Center, mengatakan pengobatan nyeri pinggang beragam, bisa berupa mengonsumsi obat oral maupun operasi. Sayangnya banyak pasien yang akan menghindari metode operasi karena khawatiran risiko lumpuh usai melakukan pembedahan.

Menjawab ketakutan dan kekhawatiran masyarakat tersebut, ia mengatakan bahwa ada metode pengobatan saraf kejepit terbaru yang bersifat minimal invasive dan hanya memerlukan waktu selama 45 menit tanpa rawat inap yaknidengan menggunakan teknik PELD.

Pengobatan Saraf Kejepit di Indonesia Canggih, Tak Perlu Ke Luar Negeri

Melalui pengobatan dengan teknik ini, pasien juga tidak akan mengalami rasa nyeri selama proses tindakan dan setelahnya karena tidak membutuhkan jahitan. “Tujuannya adalah mengambil bantalan tulang yang kejepit sehingga memicu munculnya nyeri. Waktu tindakan cepat pasien nggak perlu pakai rawat inap, karena hanya membutuhkan waktu 45 menit,” ujarnya.

Meski biayanya tidak murah, dokter Mahdian menjamin biaya yang pasien keluarkan sebanding dengan perbaikan rasa nyeri yang pasien alami. Setidaknya, biaya tindakan ini tidak akan semahal jika harus berobat ke luar negeri. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Indonesia memiliki klinik Lamina Pain and Spine Center yang bisa menjawab keluhan nyeri masyarakat akibat syaraf terjepit.

Bahkan ia menyebutkan, jika melakukan perbandingan dengan operasi konvensional yang membutuhkan rawat inap dan waktu pemulihan yang lama, teknik PELD relatif lebih terjangkau. “Kalau mau membandingkan dengan operasi biasa, kan harus berhari-hari di rumah sakit. Jadi ya, harganya kurang lebih sama. Tapi mobilisasi dengan operasi PELD lebih cepat. Seminggu dua minggu pasien sudah bisa beraktivitas lagi,” ucapnya.

Facebook
WhatsApp
Artikel Terkait
Artikel Populer
Topik Populer