Nyeri Menyiksa Karena Saraf Kejepit, Dokter Hewan Ini Sembuh Berkat Joimax

nyeri saraf kejepit

Drh. Syafri Edwar, dokter hewan yang setiap hari melakukan operasi pada berbagai jenis hewan, baik hewan kecil maupun besar, telah lama merasakan nyeri di area pinggangnya. 

Setelah 10 tahun menjalani berbagai terapi, akhirnya beliau memilih untuk melakukan pengobatan di Rumah Sakit Lamina untuk hasil kesembuhan yang lebih optimal.

Kisah inspiratif ini menunjukkan bagaimana Rumah Sakit Lamina dan teknologi Joimax mengubah kehidupan seorang dokter hewan.

Bertahun-tahun Merasakan Sakit Pinggang

Dokter hewan ini menghadapi tantangan ekstrem dalam pekerjaannya. Ia melakukan tindakan dan perawatan untuk banyak hewan setiap harinya, membungkuk berjam-jam dalam posisi tidak ergonomis selama prosedur dilakukan. 

Selain itu, ia sering mengangkat hewan besar seperti rusa dan satwa kebun binatang, menyebabkan beban berat pada punggung bawah. 

Kondisi ini lama kelamaan memicu saraf kejepit pada bagian pinggang, di mana ligamen atau jaringan menekan saraf spinal, menghasilkan nyeri kronis, kelemahan, dan penurunan stamina.

Nyeri pinggang sudah dirasakannya lebih dari 10 tahun, awalnya ringan tapi memburuk seiring waktu. 

“Sakit di daerah pinggang itu sudah lama sekali mungkin lebih dari 10 tahun yang lalu ya cuman belum terlalu sakit jadi sering dipijat diterapi gitu,” ungkapnya.

Pekerjaan repetitif seperti membungkuk dan mengangkat berat mempercepat degenerasi cakram intervertebralis, sehingga bisa memicu saraf kejepit. 

Gejala Nyeri Saraf Kejepit yang Menyiksa

Gejala muncul secara bertahap tapi sangat menyiksa. Pegal linu konstan di punggung kiri, disertai badan dingin, lemas, dan kurang semangat membuatnya jadi sering tampak murung. 

“Pegalnya itu selalu ada linu nyeri bawaannya itu badan jadi dingin, lemas, tidak semangat. Jadinya kelihatan sering murung, sering sedih seperti itu,” ceritanya. 

Nyeri menjalar ke abdomen sebagai efek sekunder, menurunkan kualitas hidup secara signifikan. Beliau kehilangan kesempatan kerja karena stamina menurun dan cepat lelah.

Tanpa penanganan tepat, saraf kejepit menyebabkan radikulopati lumbal: nyeri menjalar ke kaki, kebas, dan kelemahan otot. 

Hal ini mengganggu tidur, mobilitas, dan produktivitas, bahkan berisiko kerusakan saraf permanen jika kronis. Dokter hewan ini mengalami penurunan gairah kerja, menekankan pentingnya deteksi dini pada pekerja berisiko tinggi.

Upaya Pengobatan Awal yang Tidak Membuahkan Hasil

Drh. Syafri telah mencoba berbagai terapi konvensional seperti pijat dan fisioterapi, yang hanya memberikan relief sementara. 

“Yang sering saya lakukan sebelumnya kan terapi-terapi aja. Jadi dipijit dipijit memang sih mengurangi sakit menambah kebugaran tapi itu tidak permanen,” jelasnya. 

Terapi non-invasif ini gagal mengatasi akar masalah, yaitu kompresi saraf oleh ligamen atau herniasi.

Pilihan operasi terbuka ditakutkan karena pemulihan panjang dan risiko tinggi, terutama bagi profesional sibuk. 

Hal ini umum; banyak pasien ragu hingga kondisi memburuk. Lamina menjadi titik balik setelah ia menemukan informasi tentang Joimax.

Teknologi Joimax: Inovasi Minimal Invasif dari Jerman

Joimax adalah teknologi endoskopi tulang belakang asal Jerman, untuk mengatasi saraf kejepit. 

Prosedur ini menggunakan sayatan kecil 7-8 mm untuk memasukkan endoskop dengan kamera HD, memungkinkan dokter melihat dan mengangkat jaringan penekan saraf secara presisi tanpa merusak otot atau organ sekitar. 

“Dimasukkan alat endoskopi sehingga tidak menimbulkan kerusakan organ dan jaringan. Hanya fokus kepada bagian yang akan diambil atau bagian ligamen saja” ungkapnya. 

Durasi 30-45 menit, pasien pulang hari yang sama dengan pemulihan cepat.

Keunggulan Joimax meliputi waktu tindakan hanya 30-45 menit, risiko komplikasi rendah, pemulihan cepat, dan tingkat keberhasilan mencapai hingga 95%.

Di Lamina, tim dokter spesialis bedah saraf juga telah melakukan lebih dari 4000 tindakan saraf kejepit dengan Joimax. 

Proses Tindakan dan Pengalaman Pasien

Ragu awalnya sirna saat melihat sayatan kecil. Dokter fokus mengurangi ligamen penekan saraf di punggung bawah. Pasca-prosedur, nyeri punggung kiri hilang total, bahkan nyeri abdomen berkurang. 

“Keluhan utamanya kan memang nyeri di punggung apa pinggang sebelah kiri itu sekarang sudah jauh berkurang mungkin. Bahkan sampai hari ini sih saya belum merasa lagi ya,” katanya. Ia merasa lebih bugar, bersemangat kembali.

Pemulihan cepat memungkinkan beliau dapat melakukan kembali operasi hewan tanpa rasa nyeri.

Hasil dan Dampak Jangka Panjang

“Sekarang saya baru menyadari kenapa enggak dari dulu saya langsung ke Lamina seperti itu,” katanya. 

Kualitas hidup naik drastis: stamina pulih, produktivitas meningkat, efek samping nyeri di bagian abdomen hilang. Joimax terbukti efektif membebaskannya dari rasa nyeri yang menyiksa.  

Jadi, jika Anda mengalami nyeri pinggang yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami melalui nomor WhatsApp 0811-1443-599.

Facebook
WhatsApp
Artikel Terkait
Artikel Populer
Topik Populer