Pernahkah Anda bangun tidur tiba-tiba tulang belakang terasa sakit? Hal ini tentu sangat tidak menyenangkan dan tentunya akan menghambat aktivitas yang dilakukan sepanjang hari. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan rasa sakit ini, mulai dari kebiasaan tidur hingga kondisi medis yang serius. Simak penjelasan berikut tentang apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.
Daftar isi
- 1. Posisi Tidur yang Salah
- 2. Kasur yang Tidak Sesuai
- 3. Bantal yang Tidak Mendukung
- 4. Kurang Aktivitas Fisik
- 5. Kondisi Medis Tertentu
- Pertanyaan Seputar Nyeri Tulang Belakang Saat Bangun Tidur
- Mengapa setiap bangun tidur tulang belakang terasa sakit?
- Apa penyebab nyeri di bagian tulang belakang?
- Bagaimana cara mencegah tubuh terasa sakit setelah bangun tidur?
- Mengapa kepala bagian belakang terasa sakit saat bangun tidur?
- Apakah sakit kepala bagian belakang bisa menjadi tanda kolesterol tinggi?
1. Posisi Tidur yang Salah

Photo by Freepik
Posisi tidur yang tidak mendukung tulang belakang bisa menyebabkan ketegangan otot dan rasa sakit saat bangun tidur. Tidur dengan posisi tengkurap misalnya, bisa menekan tulang belakang dan leher, sehingga menyebabkan nyeri.
Solusi:
- Cobalah tidur telentang atau miring dengan bantal di bawah lutut untuk menjaga posisi tulang belakang tetap netral.
- Gunakan bantal yang tepat untuk menyokong leher dan kepala.
2. Kasur yang Tidak Sesuai
Kasur yang terlalu keras atau terlalu lembut bisa menyebabkan tulang belakang tidak berada dalam posisi yang benar selama tidur. Hal ini bisa mengakibatkan rasa sakit pada pagi hari.
Solusi:
- Investasikan dalam kasur yang memberikan dukungan optimal untuk tulang belakang. Kasur dengan medium firmness biasanya direkomendasikan.
- Pastikan untuk mengganti kasur setiap 7-10 tahun atau saat sudah mulai terasa tidak nyaman.
3. Bantal yang Tidak Mendukung
Bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan leher dan tulang belakang tidak sejajar, yang bisa menimbulkan rasa sakit.
Solusi:
- Pilih bantal yang dapat menopang leher dengan baik sesuai dengan posisi tidur Anda.
- Bantal memori atau bantal ortopedi bisa menjadi pilihan yang baik.
4. Kurang Aktivitas Fisik
Gaya hidup yang kurang aktif dapat melemahkan otot-otot penopang tulang belakang, sehingga lebih mudah merasa sakit saat bangun tidur.
Solusi:
- Lakukan latihan fisik secara teratur, termasuk latihan penguatan inti dan peregangan.
- Yoga dan pilates dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot.
5. Kondisi Medis Tertentu
Beberapa kondisi medis seperti saraf kejepit, osteoarthritis, atau skoliosis bisa menyebabkan rasa sakit pada tulang belakang saat bangun tidur.
Solusi:
- Jika rasa sakit berlangsung lama atau semakin parah, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.
- Terapi minimal invasif, terapi injeksi, atau fisioterapi mungkin diperlukan tergantung pada kondisi medis yang mendasarinya.
Apabila rasa nyeri di tulang belakang berlanjut dan tidak membaik, segeralah periksakan diri ke Klinik Lamina. Dokter spesialis kami akan membantu memberikan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.
Selain datang langsung ke klinik, bagi Anda yang terkendala jarak juga bisa melakukan telekonsultasi melalui video call dengan dokter. Untuk membuat janji konsultasi, silahkan chat Klinik Lamina melalui nomor Whatsapp 0811-1443-599.
Pertanyaan Seputar Nyeri Tulang Belakang Saat Bangun Tidur
Mengapa setiap bangun tidur tulang belakang terasa sakit?
Salah satu penyebab utama nyeri tulang belakang saat bangun tidur adalah posisi tidur yang kurang mendukung postur tubuh. Tidur dengan posisi tengkurap, misalnya, dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang, leher, dan kepala, yang akhirnya memicu rasa nyeri. Untuk menghindarinya, cobalah tidur dengan posisi telentang atau miring, dan gunakan bantal yang menopang leher dengan baik. Anda juga bisa meletakkan bantal di bawah lutut untuk menjaga posisi tulang belakang tetap netral.
Apa penyebab nyeri di bagian tulang belakang?
Nyeri tulang belakang umumnya disebabkan oleh trauma atau cedera akibat gerakan yang salah, serta penggunaan otot yang berlebihan dalam jangka waktu panjang. Akibatnya, serat otot (ligamen) bisa mengalami peregangan berlebih, kram, hingga robekan kecil yang menyebabkan nyeri dan kekakuan. Jika nyeri tidak kunjung membaik, periksakan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Bagaimana cara mencegah tubuh terasa sakit setelah bangun tidur?
Untuk mengurangi rasa sakit setelah bangun tidur, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
Gunakan kasur dan bantal yang sesuai untuk menopang tubuh secara optimal
Jaga pola tidur teratur, tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari
Lakukan peregangan ringan setiap pagi untuk membantu melemaskan otot dan mengurangi ketegangan
Tidur dengan postur yang benar, hindari posisi tengkurap yang dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang
Pastikan tubuh tetap terhidrasi, minum air putih di pagi hari dapat membantu mengurangi ketegangan otot
Mengapa kepala bagian belakang terasa sakit saat bangun tidur?
Sakit kepala bagian belakang saat bangun tidur bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti:
Kebiasaan mengangkat beban berat, yang dapat memberikan tekanan tambahan pada tulang belakang dan kepala
Posisi tidur yang tidak tepat, yang menyebabkan ketegangan di leher dan kepala
Kurang tidur atau tidur yang tidak nyenyak, yang dapat meningkatkan stres pada tubuh
Stres dan kelelahan, yang dapat meningkatkan ketegangan otot di sekitar kepala dan leher
Apakah sakit kepala bagian belakang bisa menjadi tanda kolesterol tinggi?
Dalam beberapa kasus, sakit kepala bagian belakang bisa menjadi indikasi adanya kadar kolesterol tinggi. Hal ini terjadi karena kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah, menghambat aliran darah ke otak, dan menyebabkan nyeri kepala. Gejala lain dari kolesterol tinggi yang perlu diwaspadai antara lain:
Tekanan darah tinggi
Untuk memastikan apakah sakit kepala yang Anda alami terkait dengan kadar kolesterol tinggi, sebaiknya lakukan pemeriksaan darah di fasilitas kesehatan terdekat.
Nyeri di punggung bawah
Nyeri pada kaki saat berjalan
Nyeri dada atau sesak napas
***
Feature photo by gpointstudio from Freepik